Passed
Masa lalu adalah ingatan yg kadang perlu dirawat.
Setiap orang punya kisah masing-masing, punya kisah masa lalu sendiri-sendiri. Kita hanya perlu menerima itu semua, jangan paksa orang lain untuk melupakan masa lalu yang pernah ada. Bagaimana pun juga, masa lalu tetap menjadi bagian dari hidup kita.
Kau tak akan pernah bisa melepaskan diri, walau kau telah memiliki ikatan, masa lalu tetaplah sebuah hal yang sulit dilupakan.
Pun begitu dengan kita.
Aku tak ingin memaksa kamu melupakan masa lalumu. Biar sehitam dan sekelam apa pun itu. Semenjak kita memutuskan untuk bersama, berarti kita harus bisa menerima semuanya. Aku tidak peduli dengan kisah-kisahmu, aku tidak peduli sebahagia apa dan seluka apa kau di hari lalu.
Bagiku, semuanya yang sudah ditelan waktu biarlah menjadi abu.
Aku tahu, memang berat membuang sepenuhnya perihal masa lalu. Terkadang, kau akan didatangi ingatan-ingatan tentang seseorang. Namun, jika kau meyakini denganku adalah hari yang kau tunggu, kau akan menyaksikan tenggelamnya masa lalu mu.
Aku memang tidak bisa menjanjikan akan selalu membawamu kehal-hal yang membahagiakan. Aku tidak bisa memastikan hubungan kita tanpa hadirnya sebuah luka.
Namun percayalah, aku mungkin tidak sehebat orang lain dalam menulis kenangan, namun aku bisa hebat dalam menjadikan semuanya kenyataan.
Mari, ikutlah denganku.
Kita berdua saja, kita hadapi rentang-rentang jarak yang tak pernah kita tahu seberapa panjangnya.
Kelak, aku ingin kamu menjadi segalanya. Sebagai tempatku pulang, sebagai tempatku merawat ingatan.
Bahkan tanpa adanya masalalu kita takkan pernah aware dengan apa yang kita lakukan untuk masa depan.
Tak perlu kau hapus apalagi kau lupakan. Cukup berikan ruang agar kau senantiasa mengingat agar tak jatuh lagi dalam kegagalan yang pernah kau lakukan.
Tak akan lagi aku cemburu, iri, marah dan tidak enak hati pada kenangan masa lalumu, pada kenangan mantan-mantanmu yang pernah kamu pacari. Kini aku akan masa bodo pada kisah mereka yang pernah singgah di hatimu.
Sebab kini semua mantan-mantanmu dan sebesar apapun rasa cintanya kamu pada mereka, mereka hanyalah masa lalu yang tidak lebih peting dariku. Kamu sudah kehilangan dan meninggalkan mereka dan kini sudah ada aku pemilikmu yang baru dan semoga aku tidak seperti mereka-mereka.
Kini aku menyadari bahwa aku tidak perlu lagi cemburu pada mereka yang pernah singgah dalam kehidupanmu. Karena mereka yang singgah di hatimu tidak untuk menetap hanya sekedar hinggap beberapa waktu saja, sampai akhirnya mereka pergi dengan percuma, tanpa bisa memilikimu hanya pergi berlalu begitu saja, yang akan menjadi kenangan yang bahkan tidak akan lebih penting dari masa lalumu.
Kini aku tak akan lagi merasa gusar dengan kenangan mereka-mereka yang ada dikepalamu. Sebab mereka tak lebih hanya seperti warna warni cerita dalam hidupmu, hanya sekedar sekelumit kisah yang malah mengantarkan kamu untuk bertemu denganku.
Aku akan percaya pada ucapanmu, pada nasehatmu dan caramu meyakinkanku bahwa mereka kini bukanlah apa-apa hanyalah bagian dari masa lalumu saja yang sudah tidak bernilai lagi, sudah tidak seperti dulu lagi dan apa yang dulu dan yang kini kamu rasakan sudah jauh berbeda bahkan sangat jauh berbeda.
Jadikan masa lalu sebagai kaca spion yang akan kita lihat ketika kita membutuhkan saja. Kenanglah masa lalu secukupnya saja. Kita boleh mengenang hanya untuk dijadikan sebauah pelajaran sehingga kita tidak jatuh kepada lubang yang sama untuk kedua kalinya.
Masa lalu itu bukan untuk diratapi melainkan untuk dijadikan pelajaran agar tidak terulang kembali.
Masa lalu itu hanya sebatas cerita lalu bukan sejarah yang harus dikenang selamanya.
- Afifa
Setiap orang punya kisah masing-masing, punya kisah masa lalu sendiri-sendiri. Kita hanya perlu menerima itu semua, jangan paksa orang lain untuk melupakan masa lalu yang pernah ada. Bagaimana pun juga, masa lalu tetap menjadi bagian dari hidup kita.
Kau tak akan pernah bisa melepaskan diri, walau kau telah memiliki ikatan, masa lalu tetaplah sebuah hal yang sulit dilupakan.
Pun begitu dengan kita.
Aku tak ingin memaksa kamu melupakan masa lalumu. Biar sehitam dan sekelam apa pun itu. Semenjak kita memutuskan untuk bersama, berarti kita harus bisa menerima semuanya. Aku tidak peduli dengan kisah-kisahmu, aku tidak peduli sebahagia apa dan seluka apa kau di hari lalu.
Bagiku, semuanya yang sudah ditelan waktu biarlah menjadi abu.
Aku tahu, memang berat membuang sepenuhnya perihal masa lalu. Terkadang, kau akan didatangi ingatan-ingatan tentang seseorang. Namun, jika kau meyakini denganku adalah hari yang kau tunggu, kau akan menyaksikan tenggelamnya masa lalu mu.
Aku memang tidak bisa menjanjikan akan selalu membawamu kehal-hal yang membahagiakan. Aku tidak bisa memastikan hubungan kita tanpa hadirnya sebuah luka.
Namun percayalah, aku mungkin tidak sehebat orang lain dalam menulis kenangan, namun aku bisa hebat dalam menjadikan semuanya kenyataan.
Mari, ikutlah denganku.
Kita berdua saja, kita hadapi rentang-rentang jarak yang tak pernah kita tahu seberapa panjangnya.
Kelak, aku ingin kamu menjadi segalanya. Sebagai tempatku pulang, sebagai tempatku merawat ingatan.
Bahkan tanpa adanya masalalu kita takkan pernah aware dengan apa yang kita lakukan untuk masa depan.
Tak perlu kau hapus apalagi kau lupakan. Cukup berikan ruang agar kau senantiasa mengingat agar tak jatuh lagi dalam kegagalan yang pernah kau lakukan.
Tak akan lagi aku cemburu, iri, marah dan tidak enak hati pada kenangan masa lalumu, pada kenangan mantan-mantanmu yang pernah kamu pacari. Kini aku akan masa bodo pada kisah mereka yang pernah singgah di hatimu.
Sebab kini semua mantan-mantanmu dan sebesar apapun rasa cintanya kamu pada mereka, mereka hanyalah masa lalu yang tidak lebih peting dariku. Kamu sudah kehilangan dan meninggalkan mereka dan kini sudah ada aku pemilikmu yang baru dan semoga aku tidak seperti mereka-mereka.
Kini aku menyadari bahwa aku tidak perlu lagi cemburu pada mereka yang pernah singgah dalam kehidupanmu. Karena mereka yang singgah di hatimu tidak untuk menetap hanya sekedar hinggap beberapa waktu saja, sampai akhirnya mereka pergi dengan percuma, tanpa bisa memilikimu hanya pergi berlalu begitu saja, yang akan menjadi kenangan yang bahkan tidak akan lebih penting dari masa lalumu.
Kini aku tak akan lagi merasa gusar dengan kenangan mereka-mereka yang ada dikepalamu. Sebab mereka tak lebih hanya seperti warna warni cerita dalam hidupmu, hanya sekedar sekelumit kisah yang malah mengantarkan kamu untuk bertemu denganku.
Aku akan percaya pada ucapanmu, pada nasehatmu dan caramu meyakinkanku bahwa mereka kini bukanlah apa-apa hanyalah bagian dari masa lalumu saja yang sudah tidak bernilai lagi, sudah tidak seperti dulu lagi dan apa yang dulu dan yang kini kamu rasakan sudah jauh berbeda bahkan sangat jauh berbeda.
Jadikan masa lalu sebagai kaca spion yang akan kita lihat ketika kita membutuhkan saja. Kenanglah masa lalu secukupnya saja. Kita boleh mengenang hanya untuk dijadikan sebauah pelajaran sehingga kita tidak jatuh kepada lubang yang sama untuk kedua kalinya.
Masa lalu itu bukan untuk diratapi melainkan untuk dijadikan pelajaran agar tidak terulang kembali.
Masa lalu itu hanya sebatas cerita lalu bukan sejarah yang harus dikenang selamanya.
- Afifa
Komentar
Posting Komentar