kepada cinta pertama,

Melalui catatan ini, aku cuma mau

mengungkapkan bahwa tidak selamanya
jatuh cinta pada orang yang sudah beristri
adalah hal yang buruk. Justru aku merasa
beruntung karena cinta pertamaku adalah
pria yang sudah menjadi suami orang.
Suaminya mamah ku :)
Iya, Papah adalah panggilan sayang untuk
cinta pertamaku.
Apa kabar, Pah? Sehat kan?
Masih suka ngomelin mamah karena mamah
suka telat masak?
Kapan ya terakhir kali kita kencan? 2 tahun
yang lalu?
Masih inget nggak, Pah... dulu kita sering
pergi bertiga, kaka, dede, ya papah.
Momen-momen yang paling bikin
kangen.
bareng angin malam yang hembusannya membawa setiap rindu . sekedar nyari makan di warung nasi , atau ngemil.
Berbincang serius tentang ini itu. Sesekali
tersisip canda yang serupa nasehat diantara motor yg melintas. tentang nanti aku harus kuliah dimana, kerja dimana, beli tanah dimana, mau bikin usaha apa, tentang Tuhan dan semesta alam, tentang masa
muda, tentang mamah yang abis ngomel-ngomel,
tentang trik-trik mempengaruhi orang,
tentang apa saja...
..bahkan kita pernah berdebat tentang 2 kali 3 dan 3 kali 2 adalah hal yang sama atau berbeda!
tapi nggak pernah sekali pun kita membahas
tentang kapan dan dengan siapa nanti aku
akan menikah.
Aku nggak pernah berhenti bangga sama
Papah. Sosok pekerja keras yang luar biasa
menginspirasi. Cuek, tapi perhatian. berantakan,
nggak rapih, tapi lumayan teratur. Ya,
sekarang aku ngerti darimana sifat dasarku
berasal--sifat buruk lebih tepatnya.
aku sempat sedih, karena ternyata helai rambut putih
mu sudah bertambah dibanding sebelumnya.
Time flies so fast.
Dan kita udah sangat jarang menghabiskan
waktu berdua.
Kadang aku ngerasa belum melakukan apa
pun, selain meminta uang kepadamu.
Semoga aku masih dikasih kesempatan untuk
membalas beberapa ya, Pah. Sampai pada
saatnya nanti, tetaplah jadi Papah yang
keren. Papah paling keren sedunia, walaupun
nggak doyan keju dan pasta. :D
Kalau orang bilang, cinta pertama takkan
tergantikan, memang benar. Papah nggak
akan tergantikan. Dan Mamah ku, adalah
orang paling beruntung di dunia. Karena
punya foto duduk di pelaminan bareng sosok
se-keren Papah!
Terima kasih sudah menikah dengan Mamah,
Pah. Sehingga aku jadi wanita paling
beruntung kedua karena hadir di antara
kalian :)
Pah. Semoga Papah tetep kangen sama aku ya walaupun jarang berdua lagi
Jangan makan kambing melulu! Inget
kolesterolnya !
Salam sayang dari wanita yang nggak akan bisa move on dari papah :*
Tertulis kangen papah :)

Kaka-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

teruntukmu calon imamku tersayang.

untukmu calon imamku, semoga kau membacanya.

Passed